Skrining Kesehatan di Posyandu Lansia di Griyo Wirokerten Indah Banguntapan Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular
Home Research Details
Ubaidillah

Skrining Kesehatan di Posyandu Lansia di Griyo Wirokerten Indah Banguntapan Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular

0.0 (0 ratings)

Introduction

Skrining kesehatan di posyandu lansia di griyo wirokerten indah banguntapan sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular . Skrining kesehatan di Posyandu Lansia Griyo Wirokerten Indah untuk deteksi dini dan pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM). Cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta edukasi.

0
1 views

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) adalah penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi kuman dan tidak dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain. Penyakit ini bersifat kronis, berkembang perlahan dalam jangka waktu lama, dan seringkali dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, lingkungan, serta genetik. Contohnya termasuk penyakit jantung, stroke, kanker, diabetes, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Deteksi dini suatu penyakit merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan suatu penyakit. Deteksi dini suatu penyakit merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan suatu penyakit atau merupakan suatu prosedur tes guna mengetahui potensi atau gangguan kesehatan pada seseorang. Melakukan kegiatan tes skrining bagi orang orang yang berada dalam kondisi sehat dapat bermanfaat untuk pencegahan dini guna mengetahui prognosis suatu penyakit. Tes Skrining juga bermanfaat bagi masyarakat luas apabila identifikasi mengarah pada pencegahan primer dan sekunder, mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit. Kegiatan skrining diberikan secara selektif yang bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit dengan menggunakan metode tertentu.. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Skrining adalah tindakan preventif primer untuk mengetahui kondisi kesehatan Masyarakat Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kesehatan lansia dan kebutuhan pelayanan kesehatan lanjut. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui kegiatan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat, konseling, dan edukasi. Program dilakukan pada bulan Februari 2025 pada acara rutin Posyandu Lansia Ismoyo Seto Griyo wirokerten Indah Banguntapan Bantul Yogyakarta.yang diikuti oleh 53 peserta. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan tahapan anamnesa keluhan dan riwayat penyakit, gaya hidup, dan upaya pengelolaan kesehatan yang sudah dilakukan. Selain itu, sebagai pemeriksaan tambahan dilakukan pemeriksaan laboratorium sederhana (gula darah, kolesterol dan asam urat).


Review

This paper describes a community service initiative focused on health screening for non-communicable diseases (NCDs) among the elderly at Posyandu Lansia in Griyo Wirokerten Indah Banguntapan. The abstract effectively highlights the critical importance of early detection and prevention of NCDs, such as heart disease, stroke, cancer, and diabetes, particularly given their chronic nature and significant impact on public health. By targeting an elderly population within a structured community health post, the program aims to address a pertinent health challenge in an aging demographic, emphasizing a proactive approach to health management. The proposed activities for this community engagement program are well-defined, encompassing essential health parameters. Participants, numbering 53 individuals, are scheduled for comprehensive examinations including blood pressure, blood sugar, cholesterol, and uric acid checks. Beyond basic screenings, the program integrates vital components such as anamnesis to gather information on complaints, medical history, lifestyle, and existing health management practices, coupled with valuable health counseling and education. The overarching objective, as stated, is to ascertain the health status of the elderly and identify their specific needs for further health services, indicating a holistic approach to preventive care. The program's design demonstrates strong practical relevance and a commendable direct engagement with the community, effectively utilizing the established framework of a Posyandu Lansia. This approach has significant potential to empower participants with knowledge and facilitate timely intervention for NCDs, thereby contributing to an improved quality of life for the elderly. A minor point of clarification arises from the stated implementation date of "February 2025." If this refers to a future activity, the abstract effectively outlines a robust plan for community service. However, if this is a report intended to present results, the full paper should elaborate on the outcomes and impact of these screenings, as well as clarify the timeline. Overall, this initiative represents a valuable effort in preventive health within the community context.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Skrining Kesehatan di Posyandu Lansia di Griyo Wirokerten Indah Banguntapan Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular from Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.