Review article: pelayanan farmasi klinik di apotek berdasarkan permenkes nomor 73 tahun 2016 di indonesia. Evaluasi pelayanan farmasi klinik di apotek berdasarkan Permenkes 73/2016 di Indonesia. Temukan penerapan standar, tantangan & upaya peningkatan kualitas terapi pasien optimal.
Pelayanan farmasi klinik di apotek merupakan aspek integral dari sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk memastikan penggunaan obat yang rasional dan aman bagi pasien. Peran apoteker meliputi pengkajian resep, dispensing, pelayanan informasi obat, konseling, pemantauan terapi obat, serta monitoring efek samping obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan penerapan pelayanan farmasi klinik di apotek agar sesuai dengan standar yang ditetapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelusuran jurnal penelitian yang diterbitkan dalam rentang waktu tahun 2021 hingga 2025. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan konseling, pengkajian resep, dispensing, dan pelayanan kefarmasian di rumah telah dilakukan dengan baik di beberapa wilayah seperti Sleman dan Banyumas. Namun, aspek PIO, PTO, dan MESO masih belum sepenuhnya sesuai dengan standar nasional. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas serta kepatuhan terhadap regulasi agar pelayanan farmasi klinik dapat berperan optimal dalam peningkatan hasil terapi pasien.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Review Article: Pelayanan Farmasi Klinik di Apotek Berdasarkan Permenkes Nomor 73 Tahun 2016 di Indonesia from KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria