Persepsi masyarakat terhadap peran bahasa, sastra, dan budaya dalam pengembangan wisata di kaldera toba. Ketahui persepsi masyarakat Kaldera Toba tentang peran bahasa, sastra, dan budaya Batak dalam pengembangan pariwisata. Temukan tantangan & potensi pelestarian budaya lokal untuk daya tarik wisata.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat terhadap peran bahasa, sastra, dan budaya dalam pengembangan pariwisata di wilayah Kaldera Toba, Sumatera Utara. Kaldera Toba dikenal dengan keindahan alamnya, namun budaya lokal, khususnya bahasa dan sastra Batak, memiliki potensi besar dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap masyarakat lokal, ditemukan bahwa masyarakat sangat menyadari pentingnya pelestarian budaya Batak dalam meningkatkan daya tarik wisatawan. Namun, tantangan utama terletak pada pentingnya keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam menjaga dan memperkenalkan budaya ini kepada wisatawan. Selain itu, aspek infrastruktur dan aksesibilitas menjadi faktor penentu dalam memperkuat keberlanjutan pariwisata berbasis budaya. Penelitian ini menyarankan kolaborasi lebih intens antara masyarakat lokal dan pihak-pihak terkait untuk memaksimalkan potensi budaya Batak dalam pengembangan pariwisata di Kaldera Toba. Kata Kunci: kaldera Toba, bahasa Batak, sastra Batak, budaya Batak, pariwisata berkelanjutan, masyarakatlLokal, pembangunan ekonomi.
The submitted paper, "Persepsi Masyarakat Terhadap Peran Bahasa, Sastra, dan Budaya dalam Pengembangan Wisata di Kaldera Toba," addresses a highly relevant and timely topic concerning the interplay between local culture and sustainable tourism development. The abstract effectively outlines the research's objective to explore community perceptions in the Kaldera Toba region, a globally recognized natural beauty spot. It highlights a crucial insight: the strong local awareness of Batak culture's importance for enhancing tourist attraction, affirming the significant potential of indigenous language and literature in supporting the tourism sector. This focus on local perspectives is a commendable starting point for understanding culturally sensitive development. While the abstract clearly establishes the community's positive perception, it leaves several critical questions unanswered regarding the methodology and the depth of the findings. The mention of a "survei" lacks specifics regarding its scope, sample size, and analytical approach, which are crucial for assessing the robustness of the conclusions. Furthermore, the identified "tantangan utama" (main challenge) concerning active community involvement, while pertinent, requires greater elaboration on *why* this involvement is lacking and *how* it can be fostered. Similarly, the general statement about infrastructure and accessibility as "faktor penentu" (determining factors) could benefit from more specific examples or data points that would be expected in the full paper to fully contextualize these challenges. Despite these points requiring further detail in the full manuscript, the research holds significant promise for informing culturally sensitive tourism policies and practices in the Kaldera Toba area and beyond. The call for intensified collaboration between local communities and stakeholders is a valuable recommendation, though the abstract could hint at the *mechanisms* for such collaboration. Overall, the abstract presents a compelling case for integrating cultural elements into tourism strategies, laying a foundation for a paper that, with detailed methodological exposition and nuanced discussion of challenges and solutions, could make a substantial contribution to both tourism studies and cultural preservation efforts.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Persepsi Masyarakat Terhadap Peran Bahasa, Sastra, dan Budaya dalam Pengembangan Wisata di Kaldera Toba from DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria