Penggunaan ahp dalam menentukan program studi unggulan di perguruan tinggi. Pilih program studi unggulan perguruan tinggi Anda secara strategis menggunakan metode AHP. Analisis objektif kriteria permintaan, biaya, sumber daya, relevansi, dan minat mahasiswa.
Dalam persaingan ketat dunia pendidikan tinggi, pemilihan program studi unggulan menjadi keputusan strategis yang memengaruhi daya tarik dan reputasi kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Analytical Hierarchy Process dalam menentukan program studi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya perguruan tinggi. Lima kriteria utama digunakan, yaitu permintaan, biaya, sumber daya, relevansi akademik, dan minat mahasiswa. Melalui pendekatan kuantitatif, Analytical Hierarchy Process menghasilkan perbandingan yang objektif dan terukur antar kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program studi X memperoleh skor tertinggi, diikuti oleh program studi Z, sementara program studi Y memiliki skor terendah. Kesimpulannya, metode Analytical Hierarchy Process efektif digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam pemilihan program studi unggulan.
Penelitian berjudul "Penggunaan AHP dalam Menentukan Program Studi Unggulan di Perguruan Tinggi" ini menyajikan sebuah pendekatan yang relevan dan strategis dalam konteks persaingan pendidikan tinggi yang ketat. Abstrak dengan jelas menguraikan tujuan penelitian, yaitu mengimplementasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengidentifikasi program studi unggulan berdasarkan lima kriteria utama: permintaan, biaya, sumber daya, relevansi akademik, dan minat mahasiswa. Temuan bahwa program studi X memperoleh skor tertinggi, diikuti oleh Z dan Y, menunjukkan keberhasilan aplikasi AHP dalam menghasilkan peringkat objektif. Secara keseluruhan, studi ini menawarkan kerangka kerja kuantitatif yang menjanjikan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis di perguruan tinggi. Kekuatan utama dari penelitian ini terletak pada pemilihan dan penerapan metode AHP. AHP adalah alat yang sangat sesuai untuk masalah pengambilan keputusan multi-kriteria seperti ini, memungkinkan perbandingan yang terstruktur dan terukur antar kriteria dan alternatif. Penggunaan pendekatan kuantitatif memberikan dasar yang objektif dan transparan bagi keputusan yang seringkali subjektif, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas dalam proses pemilihan program studi unggulan. Identifikasi kriteria yang relevan juga merupakan langkah penting yang menunjukkan pemahaman yang baik terhadap faktor-faktor penentu daya tarik dan keberlanjutan suatu program studi. Studi ini berpotensi besar menjadi panduan praktis bagi institusi pendidikan tinggi lainnya. Meskipun demikian, ada beberapa area yang bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk memperkuat temuan dan kontribusi penelitian. Abstrak belum menguraikan secara spesifik bagaimana penilaian perbandingan berpasangan (pairwise comparisons) dalam AHP dilakukan, termasuk siapa yang menjadi expert atau responden dalam proses tersebut. Detail mengenai validasi atau konsistensi matriks perbandingan juga akan sangat relevan. Selain itu, sedikit elaborasi tentang sub-kriteria di bawah setiap kriteria utama (misalnya, apa yang dimaksud dengan "permintaan" atau "sumber daya") akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Untuk studi lanjutan, analisis sensitivitas terhadap bobot kriteria dapat dilakukan untuk menguji robustnya hasil, dan diskusi mengenai tantangan implementasi metode ini di dunia nyata juga akan menambah nilai praktis penelitian.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Penggunaan AHP dalam Menentukan Program Studi Unggulan di Perguruan Tinggi from Jurnal Informatika dan Teknologi Pendidikan .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria