Formulasi dan evaluasi sediaan body scrub biji pepaya (carica papaya l.). Pelajari formulasi optimal body scrub alami dari biji pepaya (Carica papaya L.) dengan papain & antioksidan. Formula F2 (5%) terbukti aman, efektif mengangkat sel kulit mati.
Body scrub merupakan sediaan topikal yang umum digunakan untuk mengangkat sel kulit mati melalui partikel abrasif alami. Salah satu bahan eksfoliator potensial adalah biji pepaya (Carica papaya L.), yang mengandung enzim papain dan antioksidan, serta madu sebagai humektan alami. Dalam penelitian ini, ekstrak biji pepaya diperoleh melalui metode maserasi dan diformulasikan dalam empat variasi konsentrasi (0%, 2,5%, 5%, dan 7,5%) bersama madu. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Farmasi Universitas Kader Bangsa selama April–Juni 2024. Evaluasi sediaan meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, kelembapan kulit, dan iritasi. Semua formula menunjukkan stabilitas fisik yang baik. Formula F2 (5%) memberikan hasil paling optimal dengan pH stabil, daya lekat kuat, kelembapan konsisten, dan daya sebar sesuai standar. Tingkat iritasi ringan yang muncul dapat ditoleransi dan mereda dalam 48 jam. Berdasarkan hasil tersebut, formula F2 dinilai sebagai sediaan paling aman dan efektif serta berpotensi dikembangkan sebagai produk kosmetik eksfoliatif alami.
Studi ini menyajikan investigasi yang relevan mengenai formulasi dan evaluasi sediaan *body scrub* menggunakan biji pepaya (*Carica papaya L.*) sebagai agen eksfoliasi alami. Dengan fokus pada potensi enzim papain dan antioksidan yang terkandung dalam biji pepaya, serta penambahan madu sebagai humektan, penelitian ini selaras dengan tren kosmetik alami dan berkelanjutan. Tujuan utama adalah untuk mengembangkan formulasi *body scrub* yang aman dan efektif, sebuah topik yang memiliki implikasi praktis signifikan dalam industri perawatan kulit. Metodologi penelitian ini cukup komprehensif, dimulai dengan ekstraksi biji pepaya melalui maserasi dan dilanjutkan dengan formulasi empat variasi konsentrasi ekstrak (0%, 2,5%, 5%, dan 7,5%). Evaluasi sediaan dilakukan secara ekstensif, mencakup aspek organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, kelembapan kulit, dan potensi iritasi, yang semuanya merupakan parameter standar untuk sediaan topikal. Hasil menunjukkan bahwa semua formula memiliki stabilitas fisik yang baik. Secara khusus, Formula F2 dengan konsentrasi 5% ekstrak biji pepaya menonjol sebagai yang paling optimal, menunjukkan pH stabil, daya lekat kuat, kelembapan konsisten, dan daya sebar yang sesuai standar. Meskipun dicatat adanya tingkat iritasi ringan yang dapat ditoleransi dan mereda dalam 48 jam, temuan ini penting untuk dipertimbangkan dalam pengembangan produk lebih lanjut. Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil mengidentifikasi formulasi *body scrub* biji pepaya yang menjanjikan, dengan F2 (5%) menunjukkan keseimbangan terbaik antara efektivitas dan keamanan. Potensi pengembangan sediaan ini sebagai produk kosmetik eksfoliatif alami sangat menarik. Untuk penelitian di masa depan, akan bermanfaat untuk melakukan studi stabilitas jangka panjang yang lebih mendalam, pengujian efikasi eksfoliasi secara kuantitatif, serta evaluasi tolerabilitas pada populasi subjek yang lebih besar dan beragam untuk lebih memvalidasi klaim keamanan dan efektivitas. Studi ini memberikan dasar yang kuat untuk eksplorasi lebih lanjut dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal untuk aplikasi kosmetik.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Formulasi dan Evaluasi Sediaan Body Scrub Biji Pepaya (Carica papaya L.) from JOURNAL OF HEALTH SCIENCE .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria