Etnobotani tumbuhan berkhasiat obat di kawasan hutan desa balla tumuka kabupaten mamasa. Telusuri etnobotani tumbuhan obat di Desa Balla Tumuka, Mamasa. Penelitian ini mengungkap 17 jenis tanaman hutan dan cara pemanfaatannya dalam pengobatan tradisional turun-temurun untuk berbagai penyakit.
Masyarakat Desa Balla Tumuka Kabupaten Mamasa memiliki tradisi pengobatan tradisional menggunakan tumbuhan yang berasal dari kawasan hutan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Tradisi pengobatan tradisional oleh masyarakat berlangsung secara turun-temurun dan didukung oleh sumber daya alam yang terdapat pada hutan Desa Balla Tumuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan obat dan cara pemanfaatannya oleh masyarakat Desa Balla Tumuka. Metode penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan Teknik pengumpulan data wawancara mendalam pada 43 orang responden. Hasil penelitian menemukan ada 17 jenis tumbuhan yang digunakan masyarakat untuk pengobatan, diantaranya Ageratum conyzoides, Hyptis capitata, Spatholobus ferrugenus, Agathis dammara dan lainnya. Bagian tumbuhan yang digunakan adalah daun, batang, akar, buah, getah dan umbi. Cara pengolahannya dengan direbus, dibakar, ditumbuk dan dimakan langsung. Penyakit yang dapat diobati seperti luka sayat, maag, kencing manis, batuk, kolesterol. Kata kunci: etnobotani, hutan Balla Tumuka, pengobatan tradisional, tumbuhan obat.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI KAWASAN HUTAN DESA BALLA TUMUKA KABUPATEN MAMASA from Jurnal Forest Island .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria