Eco-Enzyme: Sebuah Solusi dalam Mengatasi Sampah Organik Rumah Tangga di Banjarmasin
Home Research Details
Islan Nor, M. Awaluddin Padjrin, Najwi Hasani, Muhammad Yusuf, Daipadli Daipadli, Aura Nasyafa, Novita Indira Sari, Nicky Saputra, Muhammad Dhaifullah, Khusnul Khotimah

Eco-Enzyme: Sebuah Solusi dalam Mengatasi Sampah Organik Rumah Tangga di Banjarmasin

0.0 (0 ratings)

Introduction

Eco-enzyme: sebuah solusi dalam mengatasi sampah organik rumah tangga di banjarmasin. Temukan solusi sampah organik rumah tangga di Banjarmasin dengan eco-enzyme. Edukasi masyarakat, manfaat untuk kebersihan & lingkungan, serta nilai ekonomisnya.

0
15 views

Abstract

Jumlah penduduk yang besar sebanding dengan akumulasi produksi sampah. Tahun 2024 jumlah sampah diprediksi sebesar 5.256.225 kg dengan sampah organik sebesar 4.958.447 kg. Jumlah ini akan terus meningkat dan menjadi masalah, baik masalah kesehatan maupun masalah lingkungan. Sekarang pengelolaan sampah masih mengandalkan pendekatan akhir (end-of-pipe) yang banyak kekurangannya, salah satunya adalah penumpukan sampah sehingga menjadi risiko pencemaran air, tanah dan meningkatkan gas metan yang membuat pemanasan global. Eco-enzyme menjadi salah satu cara untuk mengelola sampah organik tersebut. Disamping mengurangi sampah organik, eco-enzyme juga dapat digunakan dalam kebutuhan rumah tangga seperti mencuci piring dan perlengkapan dapur, menyegarkan udara, menyiram tanaman, sebagai desinfektan, mengepel lantai, hingga mencuci pakaian. Berbeda dengan program eco-enzyme lainnya, kegiatan ini menargetkan ibu-ibu Aisyiyah Al-Mujahidin Banjarmasin yang belum pernah menerima pelatihan pengelolaan sampah organik, serta mengintegrasikan ajaran agama tentang kebersihan, menambah dimensi budaya dan etika dalam pendekatan pendidikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan informasi dan edukasi mengenai eco-enzyme kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu Aisyiyah Al-Mujahidin Banjarmasin. Kegiatan ini dilakukan berupa pemberian edukasi, praktik serta dilakukan pretest dan posttest yang dilakukan di Masjid Al-Mujahidin Banjarmasin. Dari hasil pretest dan posttest diketahui adanya perubahan pengetahuan dan sikap dari sebelum dan sesudah diberikan informasi, sehingga menjadi parameter keberhasilan kegiatan ini. Masih banyak pembinaan yang harus dilakukan salah satunya dengan memberikan informasi cara pembuatan produk-produk berbasis eco-enzyme. Dengan adanya kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapat pengetahuan tentang proses pembuatan eco-enzyme, tetapi juga memahami manfaat dan nilai ekonomisnya. Harapannya, peserta dapat mengimplementasikan dan menyebarkan informasi ini kepada masyarakat sekitar sehingga membawa perubahan.


Review

The article, "Eco-Enzyme: Sebuah Solusi dalam Mengatasi Sampah Organik Rumah Tangga di Banjarmasin," tackles a critically important environmental challenge: the escalating issue of household organic waste. The abstract effectively contextualizes the problem by highlighting the alarming waste accumulation in Banjarmasin and critically assessing the limitations of conventional "end-of-pipe" waste management. The proposed solution, eco-enzyme, is presented as an innovative and multi-functional approach, addressing not only waste reduction but also offering practical household applications. A distinctive strength of this initiative lies in its targeted community engagement, specifically empowering Aisyiyah Al-Mujahidin mothers who previously lacked training, and thoughtfully integrating religious teachings on cleanliness, thereby enriching the intervention with cultural and ethical relevance. The methodology described for this community service program is practical and well-structured, involving educational sessions, hands-on practice, and an assessment of impact through pre-test and post-test evaluations. The reported significant improvement in participants' knowledge and attitudes post-intervention serves as a clear indicator of the program's immediate effectiveness. The abstract convincingly conveys the dual benefits of the eco-enzyme approach: tangible environmental gains through organic waste diversion and the potential for economic value creation from versatile household products. The emphasis on participants becoming agents of change, disseminating this knowledge within their communities, speaks to the project's potential for sustainable and far-reaching impact. While the abstract strongly demonstrates the success of a community engagement initiative, for a journal publication, future research or reporting could benefit from a more comprehensive academic framework. Providing specific quantitative results from the pre-test and post-test, including statistical analysis, would significantly bolster the evidence. Further elaboration on the specific challenges encountered during implementation, the detailed integration of religious teachings, and a comparative discussion with alternative organic waste management strategies would enhance the academic depth. The acknowledged need for continued guidance on creating eco-enzyme-based products is a vital next step for ensuring long-term sustainability and realizing the full economic potential, and documenting such follow-up would be a valuable contribution. Nevertheless, this initiative represents a commendable effort in localized environmental education and community empowerment.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Eco-Enzyme: Sebuah Solusi dalam Mengatasi Sampah Organik Rumah Tangga di Banjarmasin from Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.