Dinamika Sosial dalam Penyelenggaraan Haji: Studi Kasus pada Kantor Kementrian Agama Kota Kupang
Home Research Details
Asiswan Hadji Harun, Nursalam Nursalam, Syarifuddin Darajad

Dinamika Sosial dalam Penyelenggaraan Haji: Studi Kasus pada Kantor Kementrian Agama Kota Kupang

0.0 (0 ratings)

Introduction

Dinamika sosial dalam penyelenggaraan haji: studi kasus pada kantor kementrian agama kota kupang. Kaji dinamika sosial pelayanan haji di Kantor Kemenag Kota Kupang. Analisis dampak sosial terhadap kepuasan jamaah haji melalui studi kasus kualitatif.

0
1 views

Abstract

Dinamika Sosial sistem pelayanan Haji merupakan bagian penting dari sebuah proses Sosial. untuk itu kajian ini diarahkan pada rumusan masalah utama adalah: Bagaimanakah Dinamika Sosial Sistem Pelayanan Haji Kota Kupang Pada Kantor Keagamaan Kota Kupang? dan Bagaimana Dampak Sosial Sistem Pelayanan Haji Kota Kupang Terhadap Kepuasan Jamaah Haji Kota Kupang?. Tujuan Kajian ini dilakukan adalah: (1) Mengetahui dan Mendeskripsikan Dinamika Sosial Sistem Pelayanan Haji Kota Kupang Pada Kantor Keagamaan Kota Kupang, (2) Mengetahui dan mendeskripsikan Dampak Sosial Sistem Pelayanan Haji Kota Kupang Terhadap Kepuasan Jamaah Haji Kota Kupang. Kajian ini menggunakan teori Struktural Fungsional dan Metode yang digunakan dalam Kajian ini metode kualitatif Studi Kasus. Kajian ini menggunakan metode triangulasi pengumpulan Data. Data ini kemudian di Analisa untuk mengetahui Kualitas Informasi dari sebuat kajian ilmiah. Kesimpulan dalam kajian ini adalah: 1. Dinamika Sistem pelayanan haji dilakukan sesuai dengan kewenangan fungsi dan tugas dari dari kementerian Agama sehingga dalam proses pemtakhiran data Jamaah Haji sering diperhadapkan dengan perbedaan administrative dengan kondisi lokasi domisili Jamaah Haji yang secara struktual fungsional terdapat kepincangan pelayanan calon Haji.. 2. Penyelenggaraan Haji Kota Kupang memberikan nampak sosial terhadap empat aspek penting, yang meliputi antara lain: Pelayanan Administrasi, Pelayanan manasik, pelayanan penyelenggaraan Haji dan pelayanan Ikatan persaudaraan haji diwilayah Kota Kupang.


Review

This study, "Dinamika Sosial dalam Penyelenggaraan Haji: Studi Kasus pada Kantor Kementrian Agama Kota Kupang," addresses a pertinent topic in the sociology of religion and public administration: the social dynamics within the organization of the Hajj pilgrimage. The authors clearly outline their primary objective to investigate the social dynamics of Hajj services in Kupang City and their subsequent social impact on pilgrim satisfaction. The choice of a qualitative case study methodology, underpinned by Structural Functionalism and employing triangulation for data collection, appears well-suited for an in-depth exploration of the complex social processes involved in Hajj administration at a local level, specifically within the Ministry of Religious Affairs Office in Kupang. The abstract presents two key conclusions, which represent significant findings. Firstly, it identifies a "functional structural imbalance" in service provision for prospective pilgrims, primarily stemming from administrative discrepancies between official data and pilgrims' actual domicile. This finding is crucial as it points to a practical systemic challenge within the bureaucratic framework of Hajj organization. Secondly, the study highlights that Hajj organization in Kupang City profoundly impacts four distinct social aspects: administrative services, Manasik guidance, overall Hajj event organization, and the strengthening of Hajj brotherhood ties. These findings offer valuable insights into both the operational hurdles and the broader societal implications of Hajj administration. Overall, this study offers a relevant contribution by shedding light on the intricate social dynamics and impacts of Hajj services in a specific regional context. Its strength lies in pinpointing tangible issues like administrative inconsistencies leading to service imbalances, which could inform policy and operational improvements. While the abstract clearly states the conclusions, the analytical process mentioned as "knowing the quality of information" could benefit from more detailed articulation in the full paper regarding *how* this quality was assessed and ensured. Further elaboration on the theoretical linkage of the identified "functional structural imbalance" with the chosen Structural Functionalism theory in the discussion section of the full paper would also enhance the study's academic rigor and theoretical contribution. This research provides a solid foundation for understanding the socio-administrative complexities of Hajj services.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Dinamika Sosial dalam Penyelenggaraan Haji: Studi Kasus pada Kantor Kementrian Agama Kota Kupang from Jurnal Sosial Humaniora .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.