Analisis penerapan pencatatan keuangan sederhana pada umkm: studi kasus warmart. Analisis pencatatan keuangan sederhana UMKM Warmart. Studi ini mengungkap kendala pencatatan manual dan solusi pelatihan/teknologi untuk meningkatkan manajemen usaha & keunggulan kompetitif UMKM.
Sebanyak 77,5% UMKM di Indonesia belum memiliki pencatatan keuangan yang akurat, sehingga menghambat pengelolaan usaha dan pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pencatatan keuangan pada UMKM Warmart dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) dan Resource-Based View (RBV). TPB digunakan untuk memahami pengaruh sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol terhadap niat pencatatan, sementara RBV mengevaluasi pencatatan sebagai potensi sumber daya strategis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pencatatan masih dilakukan secara manual, terbatas pada transaksi harian, dan belum menghasilkan laporan keuangan yang utuh. Kendala utama terletak pada keterbatasan keterampilan, kepercayaan diri, dan pemanfaatan teknologi. Diperlukan pelatihan, pendampingan, dan pemanfaatan teknologi sederhana agar UMKM dapat meningkatkan kualitas pencatatan serta membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - ANALISIS PENERAPAN PENCATATAN KEUANGAN SEDERHANA PADA UMKM: STUDI KASUS WARMART from JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA) .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria